Nyeri Kepala dan Leher: Korelasi dan Penyebab

Bagi mereka yang sering menderita sakit kepala dan sakit leher secara bersamaan, mungkin tidak mengejutkan untuk mengetahui bahwa gejala ini sering saling terkait. Pada tahun 1983 seorang dokter Norwegia, Dr. Ottar Sjaastad, mendokumentasikan sub-kelompok pasien sakit kepala dengan nyeri kepala yang berasal dari tulang belakang leher. Ia menjuluki penemuan ini sebagai "sakit kepala cervicogenic".

Cervicogenic Headaches – Kemungkinan Penyebab:

Nyeri bisa menyebar. Masalah di leher dapat menstimulasi saraf yang mengarah ke kulit kepala dan kemudian menyebabkan sakit kepala. Sayangnya, dualitas masalah ini dapat membuat sulit untuk menemukan akar dan karena itu menentukan pengobatan yang sesuai. Mayoritas sakit kepala cervicogenic adalah karena ketatnya otot leher posterior, yang dapat ditemukan di belakang leher. Akibatnya, apa pun yang bisa menyaring otot leher juga bisa menyebabkan sakit kepala cervicogenic. Di bawah ini adalah daftar penyebab utama:

Stres yang Diinduksi: Stres dapat menyebabkan otot-otot di sekitar leher mengencang, yang dapat menyebabkan sakit kepala tegang, nyeri leher, dan perasaan tertekan.

Postur Buruk: Dari bantal dengan dukungan yang tidak memadai ke posisi mengemudi yang buruk, ada seribu satu cara untuk menyebabkan sakit leher.

Cedera atau Trauma: Cedera pada leher bahu dapat menciptakan ketegangan dan ketegangan di otot-otot di sekitar leher, bahu dan kepala.

Pencahayaan buruk: Jika Anda berusaha membaca karena cahaya yang tidak memadai, itu dapat menyebabkan kelelahan mata dan kekakuan di kulit kepala dan dahi Anda.

Permen karet: Mengunyah yang kuat dapat menyaring otot-otot di kepala dan leher Anda.

Gangguan sendi temporomandibular (TMJ): Bekas rahang yang berlebihan atau penyambungan rahang yang buruk dapat menyebabkan sakit kepala dan sakit leher.

Meningitis: Gejala meningitis sering termasuk sakit kepala, kekakuan leher dan demam.

Apakah saya punya Cervicogenic Headaches?

Sekitar 8% dari populasi global menderita sakit kepala cervicogenic – menurut Jurnal Internasional Terapi Fisik Olahraga. Jika Anda berpikir Anda mungkin menderita sakit kepala cervicogenic, tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan ini:

1) Apakah rasa sakit mulai di pangkal leher dan secara bertahap bergerak ke kepala?

2) Pada awal sakit kepala, apakah daerah leher lunak untuk disentuh?

Keduanya merupakan gejala klasik. Namun, ada banyak penyebab sakit kepala dan sakit leher, jadi penting untuk berbicara dengan penyedia layanan kesehatan untuk menentukan penyebab pasti. Masalah jarang menyembuhkan diri sendiri dan terkadang bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius, jadi jangan abaikan masalah.

Tags: , , , , ,