Perbandingan Antara Yamaha Nmax, Honda PCX dan New Vario 150

motor indonesia

Setelah YZF R25, Yamaha Indonesia kembali dipercaya Yamaha Jepang untuk membuat produk yang akan didistribusikan secara global. Maka lahirlah sebuah maxy scoot aka skutik gambot bernama Yamaha N-Max berkubikasi 155cc. Yamaha memberikan tagline “The Ultimate Sport Matic” untuk N-Max.

Yamaha N-Max disiapkan untuk merebut tahta di kelas low maxy scoot yang selama ini dikuasai Honda PCX. N-Max hadir dengan beberapa kelebihan dari segi fitur dan terutama harga yang jauh lebih terjangkau dibanding PCX. Baru-baru ini, N-Max dengan versi lebih hemat dihadirkan oleh Yamaha yang berpotensi merebut kue Honda Vario 150.

Sebagai pesaing 2 matik Honda, gimana kalo kita bandingin aja ketiganya? Bahasan gue menyasar pada desain, mesin, fitur, dan harga. Pada kesempatan kali ini https://betwin188.website/ membuat artikel kali ini untuk membahas desain dan mesin ketiga skuter matic kelas 150cc guys. Gue urutkan berdasarkan yang desain dan mesin paling kece.. Oke guys, ini dia, cekidot..

  1. Honda PCX


Biasanya, desain Honda selalu kalah dibanding Yamaha berdasarkan apa yang mata gue lihat.. Tapi kali ini berbeda, Honda PCX yang berdesain elegan terlihat sangat memikat mata.

Minimnya striping atau tetek bengek semacamnya menambah kemewahan sang maxy scoot. Pewarnaan bodynya juga terlihat menarik. Untuk motor premium emang pasnya begini sih menurut gue, pewarnaan dibikin simple aja. Kalo terlalu berwarna jatuhnya kaya motor biasa.

Kubikasi mesin PCX lebih kecil, yakni 153cc SOHC. Hal ini berimbas pada power maksimal yang dihasilkan sebesar 9,9 kW atau 13,5 PS pada 8.500 rpm dan torsi 13,7 Nm pada 5.500 rpm. Tenaga dan torsi maksimum yang dihasilkan lebih kecil daripada Yamaha N-Max. Power dan torsi tersebut harus menopang body dengan berat 131 kg, lebih berat dari Yamaha N-Max.

 

  1. Yamaha N-Max

Mewarisi nama besar klan “Max”, N-Max lahir dengan disain yang sporti. Secara keseluruhan, garis disain N-Max memang mengadopsi DNA T-Max. Bisa dilihat dari disain tebeng dan body samping yang disainnya 11-12. T-Max sendiri merupakan moge matik dari Yamaha berkubikasi 530cc

Walaupun berdesain sporti, tapi model lampu depan terlihat kalem. Lampu belakang lebih aneh lagi, desainnya sederhana dan berasa kurang greget.. Kalo gue bilang sih kurang matching ya sama disain keseluruhannya yang sporty abis.. Buritannya paling mencederai kegantengan N-Max..

Yamaha membenamkan mesin SOHC 4 valve 155cc sebagai dapur pacu N-Max. Tenaga yang dihasilkan mencapai 11,1 kW (14,8 HP) pada 8.000 rpm, dan torsi yang dihasilkan mencapai 14,4 Nm pada 6000 RPM. Tenaga dan torsi tersebut mendorong body seberat 127kg. Sedangkan Yamaha N-Max tanpa ABS berbobot sedikit lebih ringan 1kg.

Yamaha membenamkan filosofi Blue Core yang diklaim handal, bertenaga, dan efisiensi penggunaan bahan bakar. Yamaha juga mengaplikasikan teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Dengan VVA, Yamaha menjamin mesin akan lebih responsif saat melakukan akselerasi dan dapat mempertahankan tenaga dari RPM rendah hingga tinggi.

 

  1. Honda Vario 150

Honda membekali Vario 150 dengan mesin SOHC 150cc. Mesinnya mampu memuntahkan tenaga maksimal 9,3 kW atau 12,5 HP pada 8.500 rpm dan torsi maksimalnya 12,8 Nm pada 5.000 rpm.Power dan torsinya memang paling kecil diantara ketiganya, tapi bobot Vario 150 adalah yang paling ringan, Cuma 109kg saja.

Honda Vario 150 dilahirkan sebagai varian tertinggi dari motor matik konvensional Honda. Diantara ketiga skutik yang dibahas pada artikel ini, desainnya paling biasa. Desain yang 11-12 lah dibandingkan BeAT, Mio, dan sejenisnya. Desain lampu depan yang “ngumpet style” berhasil memberi nilai tambah sang skutik.

Honda memberi 2 pilihan tipe, yaitu tipe exclusive dan tipe sporty. Tipe exclusive terlihat lebih mewah karena tidak terlalu banyak stiker yang menempel di tubuhnya. The less striping, The more attractive.

 

 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*